Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan dinilai berperan sebagai motivator bagi petani padi di Jawa Barat untuk mengembangkan komoditas jagung. Peran tersebut berdampak nyata terhadap peningkatan produksi jagung di wilayah Jawa Barat sepanjang tahun 2025.
“Polda Jabar berhasil menjalankan perannya menjadi penggerak dalam ekosistem pertanian jagung dan menunjukkan keberhasilan nyata serta signifikan dalam peningkatan produksi,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026)
Keberhasilan tersebut tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 1 Desember 2025. Berdasarkan data itu, produksi Jagung Tongkol Kering Panen (JTKP) di Provinsi Jawa Barat pada Desember 2025 meningkat tajam sebesar 44,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2024, produksi jagung di Jawa Barat tercatat sebesar 1.008.750,46 ton. Angka tersebut melonjak menjadi 1.459.402,94 ton pada tahun 2025, atau mengalami penambahan produksi sebesar 450.652,48 ton.
“Peningkatan produksi ini merupakan hasil dari pemanfaatan lahan pertanian secara optimal, termasuk melalui Program Pemanfaatan Lahan Produktif,” jelasnya.
Ia menyebutkan, penanaman jagung melalui Program Pemanfaatan Lahan Produktif (Program 2) dilakukan di lahan seluas 19.387,12 hektare. Selain itu, penanaman jagung juga memanfaatkan Lahan Baku Sawah (LBS) dengan luas mencapai 1.827,89 hektare.
Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui diversifikasi komoditas pertanian.
“Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan para petani, kami optimistis Jawa Barat dapat terus menjadi salah satu daerah penopang utama produksi jagung nasional,” pungkasnya.
Bandung 7 Januari 2026
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar (red lim)
dibaca
Posting Komentar
0Komentar