KUNINGAN, Jabar – Kepolisian Resor Kuningan secara masif mengawal pelaksanaan Panen Raya Jagung Hibrida Serentak Kuartal I Tahun 2026 di berbagai titik wilayah hukum Kabupaten Kuningan, Kamis (08/01/2026). Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program Asta Cita Pemerintah pusat dalam mempercepat swasembada pangan nasional.
Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kuningan memantau langsung jalannya panen raya ini melalui sambungan live streaming di kanal YouTube Posko Presisi bersama Kapolri, Menteri Pertanian, dan Dirut Perum Bulog. Selain pemantauan daring, jajaran Polsek di seluruh wilayah Kuningan turun langsung ke sawah mendampingi kelompok tani.
Di wilayah hukum Polsek Luragung, Kapolsek AKP Tofan Alamsyah memimpin panen di lahan seluas satu hektar di Desa Sukajaya. "Pendampingan ini memastikan bahwa petani merasa aman dan terbantu dalam setiap proses produksi, mulai dari tanam hingga hasil panen siap didistribusikan," ujar Kapolres dalam keterangannya.
Kegiatan serupa juga berlangsung di wilayah Polsek Kadugede, tepatnya di Desa Cikadu, yang berhasil mencatatkan hasil panen mencapai kurang lebih 2 ton jagung hibrida. Kapolsek Kadugede AKP Wili Rukwili menekankan pentingnya hilirisasi hasil panen. Melalui sosialisasi intensif, para petani diarahkan untuk menjual hasil bumi mereka kepada Perum Bulog Kabupaten Kuningan demi menjaga stabilitas harga di tingkat produsen.
Sinergi kuat juga terlihat di wilayah Polsek Cilimus, di mana Kapolsek AKP Mohamad Faisal bersama Poktan Berkah Makaya Desa Bandorasa Kulon mengoptimalkan lahan seluas 1.400 m². Sementara di Polsek Selajambe dan Polsek Darma, para personel kepolisian aktif memberikan edukasi kepada kelompok tani agar tetap semangat mengelola komoditas strategis ini sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Kapolres Kuningan menegaskan bahwa seluruh personel, terutama Bhabinkamtibmas, diinstruksikan untuk terus menjadi mitra strategis bagi petani. "Polres Kuningan komitmen mengawal ketahanan pangan nasional. Kami ingin memastikan distribusi hasil panen lancar dan para petani mendapatkan nilai ekonomi yang layak, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan situasi kamtibmas tetap kondusif," pungkasnya.(red lim)
dibaca
Posting Komentar
0Komentar